Apa pendapat mereka tentang poligami???
begitu banyak polemik tentang wacana poligami, ada yang setuju, ada yang tidak setuju dan bahkan menentang keras. mari kita ikuti hasil petikan wawancara secara acak yang telah saya lakukan...
Victor(25 th) karyawan : "tidaklah mbak, saya jangan sampai berpoligami..."
Rini (25 th) karyawati : "tidak!!, saya tidak mau!!. lebih baik saya di ceraikan sama suami dari pada dia menikah lagi.. jadi untuk apa dia menikahi saya kalau ujung-ujungnya dia menikah dengan wanita lain,berarti dia gak cinta sama saya."
Dorist (32 th) karyawan : "hahaha....saya mau dong...hahaha... tapi, untuk saat ini belum kepikir seh untuk poligami"
Loemban (36 th) karyawan : "wah, kalo saya mau nambah 4 orang lagi deh...hahaha... kan anak saya juga ada 4 orang.hahaha..."
Hilman (25 th) karyawan : "saya nggak setuju, alasannya ya satu tetep satu aja"
Editya (26 th) karyawan : "saya gak setuju, karena ga adil!. dan saya bukan nabi yang bisa bersikap adil. saya juga bisa merasakan bagaimana perasaan mama saya yang di poligami oleh papa. mang gak enak baget!. InsyaAllah saya enggaklah."
Andrey (35 th) karyawan : "gak masalah seh ya... selagi sanggup dari sisi ekonomi, fisik dan mental. pokoknya siap dunia akhiratlah untuk betanggung jawab, ya kenapa gak..."
Andi (27) pedagang : "apa mbak...poligami...hahaha...gimana ya mbak... saya seh setuju-setuju aja kalau memang mampu. tapi kalau saya, gak mampu mbak..."
Victor(25 th) karyawan : "tidaklah mbak, saya jangan sampai berpoligami..."
Rini (25 th) karyawati : "tidak!!, saya tidak mau!!. lebih baik saya di ceraikan sama suami dari pada dia menikah lagi.. jadi untuk apa dia menikahi saya kalau ujung-ujungnya dia menikah dengan wanita lain,berarti dia gak cinta sama saya."
Dorist (32 th) karyawan : "hahaha....saya mau dong...hahaha... tapi, untuk saat ini belum kepikir seh untuk poligami"
Loemban (36 th) karyawan : "wah, kalo saya mau nambah 4 orang lagi deh...hahaha... kan anak saya juga ada 4 orang.hahaha..."
Hilman (25 th) karyawan : "saya nggak setuju, alasannya ya satu tetep satu aja"
Editya (26 th) karyawan : "saya gak setuju, karena ga adil!. dan saya bukan nabi yang bisa bersikap adil. saya juga bisa merasakan bagaimana perasaan mama saya yang di poligami oleh papa. mang gak enak baget!. InsyaAllah saya enggaklah."
Andrey (35 th) karyawan : "gak masalah seh ya... selagi sanggup dari sisi ekonomi, fisik dan mental. pokoknya siap dunia akhiratlah untuk betanggung jawab, ya kenapa gak..."
Andi (27) pedagang : "apa mbak...poligami...hahaha...gimana ya mbak... saya seh setuju-setuju aja kalau memang mampu. tapi kalau saya, gak mampu mbak..."














0 Comments:
Posting Komentar
<< Home