Krisis Moneter II ? Suatu kegelisahan global di Asia
Awal tahun 1997 krisis moneter telah melanda Indonesia, yang akhirnya berdampak ke bidang-bidang lain. Yang sangat kita rasakan sekali adalah di bidang ekonomi, sosial dan politik.
Keruntuhan orde baru adalah awal reformasi yang mencoba memperbaiki sistem pemerintahan yang ada selama 32 tahun. pergantian kabinet merupakan panggung politik bagi para aktor2 yang bermain dalam skenario maupun aktor di balik layar. Mencoba memperbaiki kebobrokan yang ada, tapi semakin hari tak ada perubahan yang terasa. Untuk memperbaiki taraf hidup masyarakat tak kunjung terealisasi. kenaikan BBM berdampak pada kenaikan harga2, dan bahkan kelangkaan sembako!. dasyat... dampak ini sangat terasa oleh mereka yang ada di taraf ekonomi kebawah...
Isu yang terjadi di negara Amerika telah mengglobal. Asia pun gemapar dengan isu yang menyebutkan Amerika sekarang tengah dilanda krisis ekonomi. Menurut Pandangan saya, setelah berbincang-bincang dengan para sahabat, dampak ini nantinya juga akan berdampak ke Asia Tenggara, yang pasti kita nagara Indonesia. Dampak ini akan terjadi seperti krisis ekonomi yang kita rasakan di awal tahun 1997 lalu. Perusahaan yang tidak benar-benar kuat akan gulung tikar, begitupun dengan bank-bank yang ada di Indonesia. Bank-bank kecil dan memiliki modal yang tidak cukup kuat, akan merger dengan bank yang lebih kuat. Hasilnya, pastilah banyaknya terjadi pengurangan karyawan. Dan ini telah terjadi pada Bank X, yang telah mengurangai beberapa orang karyawannya. Tentunya hal ini akan berimbas pada meningkatnya jumlah pengangguran, kriminalitas yang tinggi dan lain sebagainya.
Di negara maju sendiri bank-bank yang ada tak lebih dari sepuluh bank. Dan kita, begitu banyak Bank-bank kecil yang modalnya masih belum cukup kuat untuk melempar kredit. Apakah ini sebuah fenomena global? dan bagaimana kita menanggapi hal ini?
Saya sangat khawatir sekali dengan keadaan perekonomian Indonesia, apakah kita akan bisa bangkit dari keterpurukan ini..
Masyarakat masih merasakan makin hari makin sulit untuk membiayai kehidupan sehari-hari. Minyak tanah, gula, beras, telur, dan lainnya nilainya sangat melambung tinggi. sementara pendapatan mereka tidak sesuai dengan keadaan perekonomian kita yang makin sulit ini.
Tapi dampak ini belum tentu bisa dirasakan oleh negara-negara yang maju dan tidak bergantung pada negara Amerika. Seperti negara2 penghasil minyak di timur tengah, karena perekonomian mereka tidak dikendalikan oleh Amerika, mereka adalah negara maju yang mandiri yang memanage perekonomian mereka denagn baik. yah, kita negara2 yang masih bergantung kapada negara Amerika boleh gigit jari menunggu krisis moneter II terjadi atau tidak. Kita hanya bisa berdoa agar itu semua tidak terjadi, dan kita semua mau peduli dengan bangsa dan tanah air yang kita cintai ini dengan cara memanfaatkan SDM dan SDA yang kita punyai, dan bukan hanya mementingkan kepentingan individu ataupun kelompok saja. tak ada salahnya kita mulai bangkit pemuda Indonesia, bukankah pahlawan kita dulu begitu menyemangati kita untuk bangkit dari keterpurukan.. 28 Oktober, sudah saatnya kita bersatu bersama membangun Indonesia. Satukan perbedaan yang ada, kita punya banyak peluang, kita punya kekayaan yang sudah saatnya ada di tangan kita... sudah saatnya kita berfikir.














0 Comments:
Posting Komentar
<< Home