Caleg, Kok.......???
weleh weleh....ck...ck..ck...!!! begitulah tanggapan saya ketika mendengar kabar caleg pemilu legislatif kemaren.. pada saat pemilu akan dilangsungkan dan bahkan tengah berlangsung ada saja oknum caleg dan bahkan tim suskses dari caleg tersebut yang malakukan pelanggaran politik. Money politic masih erat dan kental mewarnai perpolitikan jagad raya ini... secara langsung calegnya memberikan "amplop" kepada warga yang kan menyontreng.. dan bahkan ada tim suksesnya yang melakukan berbagai cara biar calegnya mendapatkan banyak suara dalam pemilu legislatif kemaren..
Dan pada pasca pemilu kemaren pun ada-ada aja informasi yang kita dengar bahwa banyak caleg yang stress, meninggal dunia dan bahkan pesta miras karena kenyataan di lapangan tidak seperti yang mereka bayangkan... Astagfirullah....
Dari masalah ini, saya sangat sedih sekali... kenapa calon pemimpin negeri ini begitu lemah dan gampangnya terombang ambing dan tidak memiliki keimanan dan ketakwaan... bukankah ini dasar bagi pembentuk watak dan mental bagi para pemimpin... bagaimana negri ini akan tenang, akan jaya dan akan makmur kalau awalnya saja sudah salah menjalani roda perpolitikan.... bagaimana menghadapi masalah yang besar kalau masalah kecil saja sudah putus asa.. dan bagaimana menghadapi negara ini dengan berjuta masalah yang herus dihadapi, mengatasi masalah diri sendiri saja sudah stress... pantas saja banyak para wakil rakyat yang terlibat kasus-kasus yang dapat mencoreng nama baik pemerintahan. Apa sih niat para caleg ini untuk mencalonkan dirinya sebagai wakil rakyat??? hanya sekedar ikut-ikutan, atau pengen terkenal, atau pengen mendapatkan kursi panas di legislatif atau memang benar-benar memperjuangkan aspirasi rakyat kita ini...???
Saya jadi ingat lagunya Iwan Fals... "wakil rakyat, seharusnya merakyat,......." memang lagu ini seharusnya perlu didengarkan lagi oleh kita yang ingin mencalonkan diri jadi wakil rakyat.. biar kita mengerti dan memahami menjadi wakil rakyat itu bukan mencari kesengan, tapi mengemban amanat dari rakyat kepada kita, dan tanggung jawabnya adalah dunia akhirat.... ingat dosa ingat mati...dijamin tidak ada lagi kasus2 aneh2 yang kita dengan di lembaga pemerintahan ini.
Dan satu lagi, menurut saya untuk terjun ke dunia politik haruslah individu yang memiliki bibit, bebet dan bobot. Maksudnya disini dia haruslah memiliki latar belakang yang baik, memiliki IMTAQ dan memiliki IPTEK, jadi bukanlah individu yang asal-asalan. Jadi mentang2 berduit bisa saja terjun ke parpol dan mencalonkan diri menjadi caleg... alhasil waktu pas duduk di kursi panas kebanyakan melompom, atau malah adu jotos saat sidang berlangsung... hanya minoritas yang benar2 memperjuangkan aspirasi rakyat... inilah contoh potret lembaga pemerintahan kita... Liahatlah dengan mata dan hati rakyat menanti dengan penuh harap negara ini dapat menjadi lebih baik lagi...
Dan pada pasca pemilu kemaren pun ada-ada aja informasi yang kita dengar bahwa banyak caleg yang stress, meninggal dunia dan bahkan pesta miras karena kenyataan di lapangan tidak seperti yang mereka bayangkan... Astagfirullah....
Dari masalah ini, saya sangat sedih sekali... kenapa calon pemimpin negeri ini begitu lemah dan gampangnya terombang ambing dan tidak memiliki keimanan dan ketakwaan... bukankah ini dasar bagi pembentuk watak dan mental bagi para pemimpin... bagaimana negri ini akan tenang, akan jaya dan akan makmur kalau awalnya saja sudah salah menjalani roda perpolitikan.... bagaimana menghadapi masalah yang besar kalau masalah kecil saja sudah putus asa.. dan bagaimana menghadapi negara ini dengan berjuta masalah yang herus dihadapi, mengatasi masalah diri sendiri saja sudah stress... pantas saja banyak para wakil rakyat yang terlibat kasus-kasus yang dapat mencoreng nama baik pemerintahan. Apa sih niat para caleg ini untuk mencalonkan dirinya sebagai wakil rakyat??? hanya sekedar ikut-ikutan, atau pengen terkenal, atau pengen mendapatkan kursi panas di legislatif atau memang benar-benar memperjuangkan aspirasi rakyat kita ini...???
Saya jadi ingat lagunya Iwan Fals... "wakil rakyat, seharusnya merakyat,......." memang lagu ini seharusnya perlu didengarkan lagi oleh kita yang ingin mencalonkan diri jadi wakil rakyat.. biar kita mengerti dan memahami menjadi wakil rakyat itu bukan mencari kesengan, tapi mengemban amanat dari rakyat kepada kita, dan tanggung jawabnya adalah dunia akhirat.... ingat dosa ingat mati...dijamin tidak ada lagi kasus2 aneh2 yang kita dengan di lembaga pemerintahan ini.
Dan satu lagi, menurut saya untuk terjun ke dunia politik haruslah individu yang memiliki bibit, bebet dan bobot. Maksudnya disini dia haruslah memiliki latar belakang yang baik, memiliki IMTAQ dan memiliki IPTEK, jadi bukanlah individu yang asal-asalan. Jadi mentang2 berduit bisa saja terjun ke parpol dan mencalonkan diri menjadi caleg... alhasil waktu pas duduk di kursi panas kebanyakan melompom, atau malah adu jotos saat sidang berlangsung... hanya minoritas yang benar2 memperjuangkan aspirasi rakyat... inilah contoh potret lembaga pemerintahan kita... Liahatlah dengan mata dan hati rakyat menanti dengan penuh harap negara ini dapat menjadi lebih baik lagi...














0 Comments:
Posting Komentar
<< Home